Aplikasi
Hati-Hati Marak Peretasan WhatsApp
Marak Peretasan Whatshapp
Kalau belum diaktifkan fitur tersebut, pilih opsi "enable" (aktifkan) kemudian masukan enam digit PIN dan coba lagi untuk konfirmasi. tahap selanjutnya, pengguna akan diminta untuk mengisikan e-mail. Sebetulnya, cara ini sangat opsional. Kalau tidak setuju, pengguna dapat memilih untuk "lewati". Tetapi lebih disarankan untuk tetap mengisikan alamat e-mail.
Tetapi ingat, alamat e-mail yang dipakai idealnya telah diproteksi dengan baik. Karena, e-mail tersebut akan dipakai sebagai fasilitas untuk reset PIN kalau pengguna lupa pin ini. Setelah alamat e-mail diisi dan dikonfirmasi, langkah selanjutnya verifikasi dua langkah akan aktif. Kalau Anda kembali pada beranda perpesanan, Pengguna akan dimintai memasukkan PIN yang telah didaftarkan sebelumnya.
Alamat e-mail ini wajib yang mempunyai pengamanan yang baik supaya PIN tidak di-reset oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kemudian WhatsApp akan meminta pengguna untuk memasukkan PIN Anda secara berkala. Tetapi, jika pengguna lupa dengan PIN dan sebelumnya tidak memberikan e-mail, pengguna tidak dapat diizinkan untuk memverifikasi ulang WhatsApp dalam waktu tujuh hari sejak pemakaian terakhir.
Kalau merasa terganggu dengan permintaan PIN berkala tersebut, anda juga dapat menon-aktifkan fitur Two Step Verification kalau ingin dengan memilih opsi "disable" atau mengganti PIN dan alamat e-mail setiap saat dengan tahap yang sama. Itulah, langkah-langkah tersebut dijamin akan mengamankan akun WhatsApp dari hack. Sekalipun kena peretasan, akun WhatsApp pengguna tetap tidak akan bisa dikuasai oleh hackers dan dapat kita ambil kembali.
#peretasan
Read more info "Hati-Hati Marak Peretasan WhatsApp" on the next page :
Editor :M Sulton Ulum
Source : Kompas.com